Hikmah Today
- Ada apa dengan wetting?
Wetting adalah istilah keren dari pembasahan yang terjadi ketika besar sudut kontak antara cairan atau selain itu dengan padatan yang dilapisinya adalah nol atau mendekati nol. Istilahnya cairan sama benda yang dilapisinya nempel-pel tanpa batas. Sehingga ada istilah agen pembasah contoh air dan materi yang dibasahi misalnya tanah. Manfaatnya buanyaaak banget, contoh” Pembasahan pada kain menghasilkan kain bermacam warna, pembasahan pada mata membuat mata kita tetap lembab dll. Proses wetting juga bisa memberi dampak negatif contoh: pelapisan udara pada besi, menjadi oksida besi yang menimbulkan karat. Besinya jadi ga berguna dech.Sebenarnya dalam Islam, wetting adalah istilah lain dari sibghoh yang artinya celupan. Dalam surat Al Baqarah disebutkan bahwa celupan terbaik adalah dari Allah. Sama seperti pembasahan, celupan di dunia juga mempunyai dampak positif dan negatif. Didunia kita musti milih untuk menjadi agen pembasah atau materi yang dibasahi, dan keduanya bisa lakukan. Karena di dunia segala benda adalah hasil pembasahan, lihat saja mulai dari kulit yang dilapisi lotion, kursi yang dilapisi polimer, pensil yang dilapisi cat dll.Sama seperti kita, kita semua adalah hasil pembasahan atau hasil celupan atau hasil pengaruh dari sesuatu. Allah mempersilakan kita memilih untuk dicelu siapa. Seperti besi, jika ia dilapisi polimer atau zat sejenis maka ia berdaya guna tinggi, sebaliknya jika ia dilapisi air atau udara, maka ia menjadi karat yang akan segera dibuang. Kita adalah materi yang siap dicelup oleh apapun sesuai pilihan kita, jika kita memilih untuk mendapat celupan Allah, maka Ia adalah agen pembasahan terbaik yang akan mengangkat derajat kita dalam kemuliaan. Namun jika kita memilih agen pembasahan selain Allah, maka kita mungkin akan segera berkarat lau dibuang dalam orbit kemuliaan. Allahu’alam.
- Square Planar ‘si tuan rumah yang baik, bener nih ?
Dalam dunia SRSA yang luar biasa unik, ada makhluk namanya Square planar yang kita panggil si bidang segi empat. Dia nih kalo beraksi dengan ligan tertentu, ujung-ujungnya jadi produk yang bentuknya persis seperti dirinya melalui reaksi assosiasi atau penyusupan. Biar cepet bereaksi membentuk produk, si square planar ibarat si Tuan rumah yang baik. Ia akan cepat bereaksi dengan ligan masuk yang mempunyai sifat sama dengannya, misalnya si pusat square planar adalah Pt yang merupakan asam lunak, maka ia cepat menerima si ligan masuk yang berupa basa lunak juga misalnya Cl.
Interaksi Pt dengan basa lunak yang masuk terjadi dengan baik karena adanya ikatan sigma dan phi yang kuat. Sebaliknya, jika ingin segera membentuk produk, Pt harus mengusir ligan keluar yang mempunyai sifat berlawanan dengannya, misalnya ia akan mengusir ligan keluar yang berupa basa keras (contoh:NO3-( yang sifatnya sangat berlawanan dengannya.
Dalam dunia kita, hubungan baik atau persahabatan atau ukhuwah adalah analog yang sangat dekat dekat reaksi assosiasi square planar. Ukhuwah adalah bangunan mulia yang mempunyai Allah sebagai inti pusatnya. Allah akan menerima para tamunya ke dalam bangunan ukhuwah ini jika ia mempunyai sifat yang sama atau mendekati sama, misalnya Allah maha penyayang, maka ia menerima hamba yang mempunyai sifat penyayang. Reaksi yang terjadi cepat dan membentuk ikatan yang sangat kuat antara Allah dengan hambaNya. Sebaliknya, Allah akan cepat melakukan pengusiran pada hamba yang mempunyai sifat keras dengan cirri makin renggangnya ikatan antara Allah dengan hambanya hingga lepaslah seorang hamba dari bangunan ukhuwah ini. Naudzubillah min dzalik. Allahualam.
- Ada apa dengan Intan?
Tau karbon nggak? Yup..karbon adalah unsur pembentuk arang yang warnanya uiteeeem buanget. Karbon-karbon yang tersusun sedikit teratur akan membentuk arang sedangkan yang sangat tidak teratur akan membentuk arang amorf atau debu karbon. Arang yang mengalami proses pemanasan dan pemberian tekanan yang sangat tinggi dalam jangka waktu tertentu akan membentuk struktur arang yang makin teratur hingga membentuk intan. Intan memiliki struktur karbon yang sangat teratur dan keras. Kekerasannya melampaui segala logam hingga ia banyak digunakan dalam pemotongan logam keras. Jika arang bisa menyerap sesuatu pada permukaannya hingga masuk ke dalam, struktur intan yang kompak sangat sulit ditembus hingga ia terlihat begitu indah, sempurna dan mulia
Manusia adalah materi bentukan karbon dan teman-temannya (H,O,N, dll). Manusia jika tidak mempunyai keteraturan prinsip, maka ia seperti arang yang hitam, dan tidak banyak berguna bagi kehidupan. Dengan penempaan berupa kerja keras, ujian, cobaan, tekanan dan target mulia, ia akan mengalami proses menuju keteraturan hingga ia menjadi intan, manusia yanng mulia dan berguna dalam kehidupan. Selayaknya intan yang sulit ditembus pengotor, tapi intan tetaplah kristal yang terdiri dari rongga kisi yang memungkinkan ditembus sesuatu. Dalam senyawa koordinasi, dalam intan juga ditemukan pengotor meski sedikit. Semulia-mulia manusia akan bisa ditemukan keburukan karena tidak ada yang sempurna kecuali Dzat yang menciptakan kesempurnaan itu sendiri. Dan tidak layak seorang manusia menganggap dirinya mulia hingga ia lupa bahwa ada keburukan juga yang pasti ada dalam hatinya. Dan tidak layak pula ia berputur asa dengan menganggap dirinya manusia termalang di dunia seperti arang, hingga ia berputus asa. Ia tak layak berputus asa karena Allah tidak akan merubahnya menjadi makhluk mulia hingga ia berusaha. Allahualam.
- What is the meaning of light?
Cahaya sebenarnya adalah suatu paket energi yang mempunyai range panjang gelombang tanpa batas. Jika cahaya ini menubruk benda tertentu akan terjadi penyerapan energi cahaya oleh molekul benda hingga terjadi eksitasi molekul benda tersebut dan merubah energi cahaya pada keadaan dasar ke keadaan transisi. Saat molekul lalu ditangkap mata kembali ke keadaan dasar, ia akan melepas kembali energi yang ia serap berupa energi cahaya yang ia serap pada panjang gelombang tertentu dan hal ini ditangkap mata sebagai suatu warna tertentu. Jika benda melepas energi yang ia serap berupa lambda 500-an, maka ia akan memancarkan cahaya kuning.
Cahaya adalah suatu keajaiban dari Allah. Adalah mudah proses hisab Allah untuk menscan segala tingkah laku manusia karena manusia hanyalah materi yang senantiasa memanfaatkan cahaya dalam segala aktivitanya. Cahaya yang ia serap, ia pancarkan kembali dalam segala aktivitasnya. Jika ia menyerap cahaya hidayah dalam panjang gelombang yang hanya Allah saja yang tahu, maka ia akan mengemisikan energi serupa berupa kebaikan dalam hidupnya. Sebaliknya, jika ia menyerap gelombang selain cahaya ilahi, maka ia juga memancarkan hal yang sama. Sedangkan panjang gelombang cahaya ada bermacam-macam. Cahaya tampak hanyalah range kecil dari sekian panjang gelombang mungkin lebih kecil dari 1/satu trilyun dari panjang gelombang ciptaan Allah. Dalam dunia materialistik, panjang gelombang hanya dibatasi antara 10-12 -104 meter yang digunakan dalam aplikasi sinar X, sinar tampak, sinar ultra ungu, sinar infra merah, hingga frekuensi radio. Namun dunia non material yang manusia tidak mampu menjangkaunya, mungkin terdapat range panjang gelombang tanpa batas dan salah satunya panjang gelombang ilahiah berupa hidayah Allah. Meski kita tak mampu menerjemahkannya, kita telah diberi sedikit pengetahuan bahwa hidayah adalah cahaya, karena itu kita mesti mengejarnya, menyesuaikan segenap molekul dalam diri kita agar mampu berinteraksi dengan cahaya itu hingga mampu menyerap dan memancarkannya dalam kehidupan. Karena cahaya ilahiah adalah cahaya abadi, yang berada diatas segala cahaya di bumi di di akhirat sana. Yang panjang gelombangnya memancar tanpa batas ruang dan waktu.Allahualam
- Si Shielding, tetangga yang baik, kok bisa?
Suatu hari, ada seorang yang bernama Shielding atau si perisai. Kemanapun ia pergi ia ia membawa perisai. Dia punya teman bernama molekul H atauC. Jika ia berteman dengan H, ia akan melindungi H dengan segenap tenaga, ia tidak akan membiarkan matahari menyentuh kulit H. Karena itulah semua musuh-musuh H menghilang dari peredaran atau menjauh. Kalau mereka tengah mendekati H dan ingat bahwa H punya teman Shielding, maka mereka cepet-cepet bergeser sejauh mungkin menjauhi H. Bisa dibayangkan kalau si shieldingnya buanyaak, semuanya akan ngabur.
Btw, tahu nggak siapa si baik hati Shielding itu? Ia adalah seorang bernama H baik hati yang dengan ikhlas melindungi H pusat. Kadang-kadanh ia berkelompok mmbentu arisan H baik hati untuk melindungi H inti dari segala gangguan. Makin banyak arisan H baik hati maka makin besar pergeseran yang dilakukan musuh-musuhnya atau setidaknya membawa H inti bergeser sejauh mungkin dari gangguan nakal. Dalam kimia, si shielding baik hati akan menyebabkan chemical shift atau pergeseran kimia sehingga H pusat tidak akan ketahuan spektrumnya pada tempat yang semestinya, misalnya, H biasa akan memunculkan diri pada frekuensi1-2 ppm, namun dengan si shielding baik hati, ia akan digeser sejauh mungkin dari gangguan musuh-musuh sehingga si H pusat akan muncul buka pada rumahnya di 1-2 ppm tapi ia mengelabui musuh dengan muncul di 5-7, tergantung banyaknya sgielding yang melindunginya. Makin banyak, ia akan bergeser makin jauh dari rumahnya untuk menyelematkan diri.
Dalam kehidupan, kita memerlukan para tetangga atau teman yang baik hati dan sholih akan kita terkena imbasnya. Majlis terbaik adalah majlisnya orang sholih dan orang yang berada didalamnya. Akhlak seseorang dilihat dari akhlak sahabatnya. Lingkungan kita mampu mempengaruhi segala pemikiran kita, lalu bagaimana menghindari pengaruh buruk itu?
Gampang, berteman saja dengan sebanyak mungkin orang baik dan sholih. Bukan menutup diri terhadap orang jelek, tapi jika kita sudah mampu menjadi shielding, kita juga berkewajiban membwa orang-orang utuk menjauhi segala kesesatan. Jika belum mampu, maka berusahalah untuk mampu dengan beriteraksi dulu dengan sebanyak mungkin shielding”orang sholih” yang akan menjadi awan elektron yang melindungi kita dari pengaruh buruk dunia atau paling tidak membawa kita bergeser sejauh mungkin dari pengaruh buruk. Dan shielding yang paling baik adalah Allah, hanya menjadikan Allah sebagai teman utama maka kita akan terlindungi dari segala kesesatan. Selanjutnya kita harus mencari teman-teman manusia yang sholih sebagai shielding sekunder kita agar kita terlindungi. Muaranya, kita harus mampu menjadi shielding bagi orang lain yang melendungi mereka dari kesesatan dan menjauhkannya dari kesesatan dengan mengajak mereka bergeser dari segala kemaksiatan hidup sejauh-jauhnya.Allahualam.